Model of Integration of Islamic Values in the Entrepreneurship Curriculum at Al-Hikmah Islamic Boarding School
DOI:
https://doi.org/10.55927/jiph.v5i3.19Keywords:
Entrepreneurship Education, Islamic Values, Economic Independence, Al-Hikmah Islamic Boarding School.Abstract
The purpose of the research is to analyze the concept, implementation, and implications of entrepreneurship education that is integrated with Islamic values in Al-Hikmah Islamic Boarding School. Using a qualitative approach with a case study method, data was collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation. Data analysis was carried out by reduction techniques, data presentation, and conclusion drawing according to the Miles and Huberman models. The findings of the study show that: (1) The construction of the entrepreneurship curriculum at Al-Hikmah is carried out through the integration of the values of shiddiq, amanah, tabligh, and fathanah into all business units; (2) The implementation of education is carried out through living laboratories such as cooperative agricultural units, livestock, and cooperatives that are managed collaboratively; (3) This education has a significant impact on increasing the economic independence of Islamic boarding schools and the formation of a teacherpreneur mentality in students. This study concludes that strengthening the spiritual aspect in business practices is the key to the success of Islamic boarding schools in producing Muslim entrepreneurs with integrity
References
Afifuddin, M. (2022). Peran pesantren dalam pengembangan ekonomi syariah: Studi pada Pondok Pesantren Nurul Jadid dan Pondok Pesantren Zainul Hasan. ILTIZAMAT: Journal of Economic Sharia Law and Business Studies, 2(1), 214–230. https://doi.org/10.55120/iltizamat.v2i1.915
Arifin, M. (2017). Manajemen keuangan pondok pesantren. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 4(2), 27–38. https://doi.org/10.32806/jf.v4i2.2745
Assayyidi, N., Samsudin, S., & Farhan, M. (2024). Pesantrenpreneurship dalam perspektif pendidikan Islam. TA’DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 162–171. https://doi.org/10.30659/JPAI.6.2.162-171
Eriyanto. (2018). Pembaruan manajemen pendidikan pesantren. Dalam Paradigma baru pesantren: Menuju pendidikan Islam transformatif (hlm. 263–281). IRCiSoD.
Faizal, M. F. (2015). Studi pemikiran Imam Al-Ghazali tentang ekonomi Islam. Islamic Banking: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah, 1(1), 49–58. https://doi.org/10.36908/isbank.v1i1.16
Fithriah, N. (2018). Kepemimpinan pendidikan pesantren: Studi kewibawaan pada Pondok Pesantren Salafiyah, modern, dan kombinasi. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 12(1), 13–30. https://doi.org/10.35931/aq.v0i0.17
Hakim, L., & Muhtar. (2018). Dasar-dasar manajemen pendidikan. Timur Laut Aksara.
Hasan, S., Hasanah, R., & Jannah, S. W. (2022). Peran dan kontribusi masyarakat pesantren dalam berbangsa dan bernegara. Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, 4(1), 19–32. https://doi.org/10.59059/tabsyir.v4i1.58
Hidayati, C., & Pristiana, U. (2020). Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan menjahit dan kewirausahaan pada santri Pondok At-Tahiriyah, Bangkalan, Madura. Journal Community Service Consortium, 1(1). https://doi.org/10.37715/consortium.v1i1.3262
Makki, M., & Subairi, H. (2020). Peningkatan ekonomi pesantren melalui budidaya vanili dengan sistem agrikultur di Kabupaten Bondowoso. Jurnal Istiqro: Jurnal Hukum Islam, Ekonomi dan Bisnis, 6(1), 40–57. https://ejournal.uimsya.ac.id/index.php/istiqro/article/view/558/382
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Puspita, H. R., & Rahimi, R. (2020). Optimalisasi dana infaq produktif berbasis kewirausahaan pesantren: Studi kasus Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Pacet. FADZAT: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(1). https://doi.org/10.58787/fdzt.v1i1.18
Rahmati, A., Husnurrosyidah, H., & Ruhamak, M. D. (2020). Pesantrenpreneur: Strategi entrepreneurship di pondok pesantren melalui komoditas talas satoimo. Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah, 8(2), 383–398. https://doi.org/10.21043/equilibrium.v8i2.8971
Saefullah, U. (2012). Manajemen pendidikan Islam. CV Pustaka Setia.
Somad, A., Rosadi, K. I., & Ali, H. (2021). Faktor yang mempengaruhi model sistem pendidikan Islam: Jenis kesisteman, konstruksi kesisteman, berpikir kesisteman. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 1(2), 200–210. https://doi.org/10.38035/jihhp.v1i2.665
Suaidi. (2023). Peran pendidikan Pondok Pesantren dan Kiayi dalam memberikan solusi kehidupan. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 1(1), 94–112. https://doi.org/10.54066/jupendis-itb.v1i1.98
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suherman, T., & Huda, N. (2021). Inkubasi kewirausahaan berbasis pesantren di era digital. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 13(2), 55–68.
Tabrani, Z. A. (2013). Kebijakan pemerintah dalam pengelolaan satuan pendidikan keagamaan Islam: Tantangan terhadap implementasi manajemen berbasis sekolah. Serambi Tarbawi, 1(2). https://ojs.serambimekkah.ac.id/tarbawi/article/view/1213


























