Evaluation of the Implementation of the Athletics Kids Extracurricular Program at SDN 1 Kapar, Tabalong Regency: A Descriptive Qualitative Approach
DOI:
https://doi.org/10.55927/jiph.v5i3.17Keywords:
Implementation Evaluation, Extracurricular, Kids Athletics Program, Descriptive QualitativeAbstract
This study aims to evaluate the implementation of the Kids Athletics Extracurricular Program at SDN 1 Kapar, Tabalong Regency, as well as to identify the inhibiting factors and their solutions. The research employed a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The key informant was the Senior Teacher at SDN 1 Kapar, while the informants consisted of homeroom teachers, Physical Education teachers, and parents of students. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model, which involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The evaluation results showed that the program has not yet been optimal, due to low training frequency, limited facilities, lack of training variations, and inexperienced coaches, consequently impacting the low student achievement at O2SN (Olympiade Olahraga Siswa Nasional / National Student Sports Olympiad). This research implies the importance of improving management, facilities and infrastructure, and coach competency in order to optimize students' athletic potential.
References
Alifa Nur Latifah, Salsabilah, A., & Oktari, D. (2023). Implementasi program ekstrakurikuler di SD Negeri dan sekolah dasar swasta. JLEB: Journal of Law Education and Business, 1(2), 45–58. https://doi.org/10.xxxx/jleb.v1i2
Aoyagi, K., Ishii, K., Shibata, A., Arai, H., Fukamachi, H., & Oka, K. (2016). Cooperative coaching: Benefits to students in extracurricular school sports. Journal of Physical Education and Sport, 16(3), 806–815. https://doi.org/10.7752/jpes.2016.03127
Astitah, A., Mawardi, A., & Nurhidayah, M. (2020). Pola pembinaan karakter melalui ekstrakurikuler peserta didik di SMA Muhammadiyah 1 Makassar. JURNAL PILAR: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 11(1), 131–146.
Azka Salmaa Salsabilah, Fitriani, R., & Nurhayati, S. (2023). Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 22451–22460.
Chandra, W. (2022). Evaluasi program ekstrakurikuler olahraga di sekolah dasar Mekar Jaya 11 Kota Depok. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, 112–121.
Ersha Meilani. (2023). Analisis program kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan minat dan bakat siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 18432–18441.
Farina Trias Alwasi, Rahayu, T., & Susanto, H. (2023). Analisis pelaksanaan ekstrakurikuler di SD Negeri dan swasta. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 55–67.
International Association of Athletics Federations. (2005). Kids Athletics: A team competition for children. IAAF.
Kartika, W. (2023). Pengaruh media pembelajaran terhadap kegiatan ekstrakurikuler terhadap prestasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Universitas Riau, 1(1), 1–9.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (1993). Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 060/U/1993 dan Nomor 080/U/1993 tentang kegiatan ekstrakurikuler. Kemdikbud.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative data analysis: A sourcebook of new methods. SAGE Publications.
Munir, M., & Hamdi, M. (2023). Implementasi fungsi manajemen dalam peningkatan kualitas pendidikan non akademik. Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(1), 1–23.
Nurhasanah, Endang, & Lestari, I. (2016). Pengembangan potensi peserta didik. Alfabeta.
Oteng Sutisna. (1987). Administrasi pendidikan: Dasar teoritis untuk praktek profesional (Cet. X). Angkasa.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. (2024). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2012). Kamus besar bahasa Indonesia (Ed. 4). PT Gramedia Pustaka Utama.
Rohmat Mulyana. (2004). Mengartikulasikan pendidikan nilai. Alfabeta.
SAC Indonesia. (2023). Kids Athletics: Pengertian, sejarah, dan konsep. https://www.sacindonesia.com/r/863/kids-athletics-pengertian-sejarah-dan-konsep
Shilviana, K., & Hamami, T. (2020). Pengembangan kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Palapa: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 8(1), 159–177. https://doi.org/10.36088/palapa.v8i1.705
Strauss, A., & Corbin, J. (2011). Dasar-dasar penelitian kualitatif: Tatalangkah dan teknik-teknik teoritisasi data (M. Shodiq & I. Muttaqien, Trans.). Pustaka Pelajar. (Karya asli diterbitkan 1990)
Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Memahami penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suharsimi Arikunto. (1988). Pengelolaan kelas dan siswa. CV. Rajawali.
Sutisna, O. (2019). Landasan teori kegiatan ekstrakurikuler. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Tim Dosen Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. (2009). Manajemen pendidikan (Cet. I). Alfabeta.
Wina Mustikaati. (2024). Strategi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler SD Negeri di Purwakarta. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(3), 8739–8747.
World Athletics. (2023). Kids Athletics programme. https://www.worldathletics.org/athletics-better-world/kids-athletics
Yulyanti, Delfina, Z., & Wulandari, R. (2022). Manajemen kegiatan ekstrakurikuler di Kelompok Bermain Ar Rahman Galang Tinggi. JIMR: Journal of International Multidisciplinary Research, 1(1), 120–126.


























